Halaman Utama / Administrasi Kependudukan / Pelayanan Jemput Bola Telah Dilakukan di Beberapa Desa di Kabupaten Banyuwangi

Pelayanan Jemput Bola Telah Dilakukan di Beberapa Desa di Kabupaten Banyuwangi

Pelayanan Jemput Bola pada tahun 2019 ini sudah mulai dilaksanakan kembali demi tercapainya perekaman KTP-el oleh seluruh warga Indonesia yang sudah memiliki hak pilih, agar dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Calon Presiden (PILPRES) dan Pemilihan Calon Legislatif  (PILEG) 2019.

Pembukaan Pelayanan Jemput Bola diawal tahun ini dilaksanakan di Desa Aliyan Kecamatan Rogojampi pada tanggal 15 Januari 2019. Terdapat beberapa kendala yang terjadi saat dilaksanakan pelayanan yaitu sulitnya sinyal yang ada di desa tersebut, sehingga dari 300 undangan tidak dapat melakukan perekaman KTP-el. Akan tetapi, para undangan yang akan melakukan perekaman KTP-el selanjutnya dialihkan ke Kantor Kecamatan setempat. Meskipun terdapat kendala, pelayanan tetap berjalan dan menghasilkan :

Pendaftaran Penduduk:              

  • Kartu Keluarga (KK) tercetak sebanyak 210 lembar.
  • Surat Keterangan (Surket) tercetak sebanyak 172 lembar.

Pencatatan Sipil :

  • Akta Kelahiran tercetak sebanyak 23 lembar.
  • Akta Kematian tercetak sebanyak 7 lembar.

Selanjutnya, Pelayanan Jemput Bola dilaksanakan di Desa Jambesari Kecamatan Giri pada tanggal 17 Januari 2019. Kali ini terdapat  kendala pada jaringan Fiber Optic (FO) dan adanya perekaman serentak bagi tahanan LAPAS se-Indonesia, sehingga pelayanan tidak memiliki waktu yang banyak di Desa Jambesari. Pelayanan tetap dilaksanakan dan menghasilkan :

Pendaftaran Penduduk:

  • Kartu Keluarga (KK) yang tercetak sebanyak 56 lembar.
  • Surat Keterangan (Surket) yang tercetak sebanyak 96 lembar.
  • perekaman KTP-el sebanyak 135 orang dari 180 undangan.

Pencataatan Sipil :

  • Akta Kelahiran tercetak 32 lembar.
  • Akta Kematian tercetak 1 lembar.

Hari berikutnya Pelayanan Jemput Bola dilaksanakan di Desa Badewang Kecamatan Songgon. Pelayanan kali ini terbilang lancar, hanya sedikit kendala seperti aliran listrik yang tidak memadai, namun dapat teratasi dengan dilakukan loss listrik. Pelayanan menghasilkan :

Pendaftaran Penduduk :

  • Kartu Keluarga (KK)  tercetak sebanyak 47 lembar.
  • Surat Keterangan (Surket) tercetak 112 lembar.
  • Perekaman KTP-el sebanyak 623 orang dari 686 undangan.

Pencatatan Sipil :

  • Akta Kelahiran tercetak sebanyak 29 lembar.
  • Akta Kematian tercetak sebanyak 7 lembar.

Pelayanan dilanjutkan di Desa Pakistaji Kecamatan Kabat pada tanggal 24 Januari 2019 dengan lancar. Hasil dari pelayanan yaitu :

Pendaftaran Penduduk :

  • Kartu Keluarga (KK)  tercetak sebanyak 136 lembar,
  • Surat Keterangan (Surket) tercetak sebanyak 152 orang
  • Perekaman KTP-el sebanyak 378 orang dari 530 undangan

Pencatatan Sipil :

  • Akta Kelahiran tercetak sebanyak 27 lembar
  • Akta Kematian tercetak sebanyak 13 Lembar

Sampai saat ini Pelayanan Jemput Bola di berbagai desa di Banyuwangi masih dilakukan. Harapannya pelayanan jemput bola ini dapat terlaksana dengan lancar dan dapat mensukseskan PILPRES dan PILEG 2019 yang akan diselenggarakan sebentar lagi. 

Tentang Admin

6 komentar

  1. Berapa lama KTP elektronik jadi,dari saat perekaman? Yang biasa kok lama,tapi kalau lewat bloker kok cepat

    • Yth. Bapak Sutiyono,
      Untuk proses perekaman yang sudah berstatus siap cetak, KTP-el akan dicetak pada saat yang bersangkutan mengajukan KTP-el. Tidak ada pengajuan biasa atau bloker karena semua dilayani di loket pelayanan.

  2. Mohon informasi pembuatan akta kelahiran nama ktp dan buku nikah orang ada perbedaan mohon cara mengurusnya agar dapat memperoleh akte kelahiran

    • Yth. Sdr Abdul Hadi
      untuk pembuatan akte kelahiran dasarnya ada dibuku nikah

      • Dengan adanya perbedaan nama antara buku nikah dan ektp persyaratan apa saja yang harus di penuhi agar bisa mendapatkan akte ,apa bisa melampirkan ijazah?

        • jika perbedaanya tidak fatal tidak apa-apa, nanti akan disesuaikan dengan buku nikah. Ijazah memang jadi persyaratannya.

          ini persyaratan pembuatan akte kelahiran :
          1.Surat Keterangan kelahiran asli dari bidan, rumah sakit, puskesmas, atau dari desa/kelurahan dengan menyebutkan identitas penolong kelahiran serta alamatnya.
          2.Surat Keterangan kelahiran menggunakan Formulir F-2.02
          3.Kartu Keluarga (asli dan fotokopi), nama anak harus sudah tercantum terlebih dahulu.
          4.Surat Nikah (asli) atau akta cerai (asli/fotokopi) jika telah bercerai
          5.Fotokopi Ijazah mulai awal sampai akhir (TK hingga pendidikan terakhir)
          6.Fotokopi Ijazah anak pertama dan seterusnya atau kartu keluarga apabila anak ke-1 dan seterusnya sudah berkeluarga / pisah kartu keluarga.
          7.Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) kedua Orang Tua
          8.Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) kedua orang saksi (Keluarga)
          9.Surat Pernyataan belum pernah membuat Akta Kelahiran bermaterai 6.000 bagi anak yang berusia diatas 1 (satu) tahun dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi.
          10.Sanksi denda kelahiran untuk anak berusia lebih dari 60 (enam puluh) hari sejak kelahiran hingga usia dewasa sebesar Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) berdasarkan pasal 77 Peraturan Daerah Kabupaten Banyuwangi Nomor 2 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan Kabupaten Banyuwangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *